Terus berkarya dan berusaha, ini awal yang baik dan pekerjaan yang baik semoga kedepan lebih baik lagi
ACEH BESAR – Dayah Sinar Desa Insan Qurani (SIDIQ) secara resmi melepas salah seorang dewan gurunya, Ustadz Miftahurrizaq Bafadhal, untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Prosesi pelepasan ini menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar Dayah SIDIQ. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen dayah dalam mendorong para pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan dan memperluas wawasan keislaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pengasuhan Santri Dayah SIDIQ, Ust. M. Hamas, S.Ag., bersama jajaran pengasuhan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus penyemangat bagi Ustadz Miftahurrizaq dalam menempuh perjalanan menuntut ilmu di negeri yang dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan Islam.
Dalam suasana penuh kehangatan, jajaran pengasuhan Dayah SIDIQ memberikan semangat dan nasihat kepada Ustadz Miftahurrizaq agar senantiasa menjaga niat, kesungguhan, serta adab selama menuntut ilmu.
Perjalanan menuju Mesir bukan sekadar kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar memperdalam ilmu agama, memperluas pengalaman, dan membentuk pribadi yang semakin matang dalam keilmuan maupun akhlak.
Mesir, khususnya Kairo, memiliki sejarah panjang dalam perkembangan ilmu pengetahuan Islam. Universitas Al-Azhar menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka yang telah melahirkan banyak ulama dan cendekiawan Muslim dari berbagai penjuru dunia.
Karena itu, kesempatan menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi Ustadz Miftahurrizaq untuk memperdalam ilmu, memperkuat pemahaman keislaman, serta mengambil pelajaran dari tradisi keilmuan para ulama.
Pelepasan Ustadz Miftahurrizaq Bafadhal juga menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan dayah tidak terlepas dari kualitas para pendidiknya. Guru yang terus belajar dan mengembangkan diri diharapkan mampu membawa wawasan, pengalaman, serta semangat baru bagi lingkungan pendidikan tempatnya mengabdi.
Dayah SIDIQ senantiasa mendukung semangat menuntut ilmu dan pengembangan kapasitas para pendidik sebagai bagian dari upaya membangun generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman agama yang kuat.
Keberangkatan ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah penting dalam perjalanan akademik Ustadz Miftahurrizaq, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para santri dan dewan guru Dayah SIDIQ untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu.
Keluarga besar Dayah SIDIQ mendoakan agar Ustadz Miftahurrizaq Bafadhal diberikan kemudahan dalam menempuh pendidikan di Mesir, kesehatan selama menjalani proses belajar, serta keberkahan ilmu yang diperoleh.
Semoga perjalanan menuju negeri Kinanah ini menjadi jalan kebaikan, membawa manfaat bagi umat, dan menjadi bekal untuk terus berkontribusi dalam pendidikan Islam.
Selamat melanjutkan studi, Ustadz Miftahurrizaq Bafadhal. Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah, melapangkan jalan menuntut ilmu, dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan.
Tinggalkan Komentar